Rabu, 08 Oktober 2014

Kehidupan CEO Tidak Mudah

Banyak yang memandang bahwa jadi CEO/Founder itu menyenangkan. Bagaimana tidak enak, sang CEO/Founder biasanya bebas menentukan waktu kapan untuk ke kantor, kapan untuk pulang, kapan meeting, dan seterusnya. Menyenangkan memang jika terlihat lebih ke arah kebebasan yang dimiliki dari segi waktu. Dan pada umumnya, yang juga kelihatan menyenangkan penghasilannya.

Faktanya adalah....

Jadi CEO/Founder itu tidak gampang sama sekali. Ketika diawal, pegangan si CEO/Founder itu visi dan apa yang dia percaya untuk dilakukan. Seringkali, apa yang dipercaya itu bukan sesuatu yang lazim, banyak dapat tentangan dari orang-orang sekitar. Banyak yang bilang, "Ah mana mungkin!", atau "Susah Broooo", "Ngga mungkin bisa!", dan masih banyak lagi sanggahan-sanggahan yang bisa buat si Founder jadi down. Kalo ngga punya mental yang kuat, yang mungkin adalah ide hebat itu ngga jarang ditinggalin karena ya itu tadi.. krisis pede karena orang-orang pada bilang bakal tidak gampang.

Dan, tahu kah anda bahwa ketika startup perusahaannya sudah semakin berkembang, CEO itu sering kesepian? Seringkali, seorang CEO tidak bisa cerita apa yang dia rasakan. Tekanan yang ada, tidak bisa dicetitakan ke sembarangan orang. Mungkin karena confidential (rahasia), atau juga karena tidak semua orang akanmengerti tekanan yang dia rasakan, jadi percuma untuk diceritain juga ke orang-orang.

Seorang CEO harus bertanggung jawab untuk kelangsungan dan pengembangan perusahaan, dan pastinya, ini adalah tantangan yang tidak dirasakan oleh yang lain. Mental yang kuat dan networking dengan para CEO itu penting dan hampir bersifat mutlak untuk para CEO. Selain karena untuk networking dan pengembangan bisnis, ya juga untuk saling 'curhat'.

Seorang CEO dapat merasakan sedih, stress sehingga sering terbangun jam 02.30 dini hari dalam keadaan keringetan pernah saya alami. Hal-hal yang mungkin sulit dipercaya buat kebanyakan orang yang taunya saya itu orang yang ceria dan positif. Saya juga manusia yang bisa merasakan tekanan.

Apa yang bisa dilakukan:
- Olah raga. Karena ketika olah raga, tubuh kita akan mengeluarkan hormon endorphine, yang akan membuat kiat lebih rileks.
- Bicara dengan orang-orang dekat dengan anda dan dirasa bisa akan mengerti apa yang dirasakan
Jangan berharap orang-orang dekat Agan akan bisa memberikan solusi, tapi berharaplah mereka mau mendengar apa yang Agan rasakan, dan trust me: itu lebih dari cukup.

Untuk anda yang mau jadi entrepreneur (founder & CEO), bersiaplah. Jalan di depan anda tidak akan selalu mulus. Anda harus siapin mental yang kuat. Perluas pertemanan anda karena suatu hari, anda akan butuh mereka untuk bisa bertukar pikiran, atau sekedar mendengarkan perasaan anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar